Dengan mendapatkan pengakuan atau sertifikasi untuk bidang TI maka pihak perusahaan tidak akan takut atau ragu apabila membutuhkan tenaga kerja TI. Karena, dengan adanya program pendidikan yang pada akhirnya melahirkan standar kompetensi atau sertifikasi, memungkinkan bagi lembaga pendidikan untuk mengadopsi perubahan secara cepat. Sehingga tenaka kerja TI berpengalaman terhadap penggunaan software tertentu yang diimplementasikan dalam perusahaan tersebut.
Sertifikasi ini memiliki tujuan untuk :
* Membentuk tenaga praktisi TI yang berkualitas tinggi,
* Membentuk standar kerja TI yang tinggi,
* Pengembangan profesional yang berkesinambungan.
Contoh Sertifikasi nasional dan internasional
Nasional :
- Sertifikasi sistem manajemen mutu,
- Sertifikasi sistem manajemen lingkungan,
- sertifikasi produk,
- sertifikasi ekolabel
- sertifikasi sistem HACCP3
Internasional :
- Adobe Certification Testing
- Avaya Certification Testing
- CompTIA Certification Testing
- LPI (Linux Professional Institute) Certification Testing
- MySQL Certification Testing
- Novell Certification Testing
- Sun Academic Initiative Certification
- SAP Certification Testing
- VERITAS Certification Testing
Lembaga yang melakukan Sertifikasi di bidang teknologi informasi
1.LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi Telematika) yang bertugas :
•Mengembangkan Standar Kompetensi Kerja
•Membuat materi uji kompetensi
•Pelaksana akreditasi Tempat Uji Kompetensi (TUK)
•Menerbitkan Sertifikasi Kompetensi dibidang Teknologi Informasi dan Komunikasi
•Memiliki tanggung jawab teknis dan administrasi atas implementasi, pembinaan dan pengembangan standar kompetensi Kerja dan sertifikasi kompetensi
•Kegiatan kerja merujuk kepada Sertifikat ISO 17024
Dengan Standar Kompetensi seperti :
•Spesifikasi performance yang ditetapkan oleh Industri yang mencakup keterampilan, pengetahuan dan sikap yang disyaratkan untuk dapat bekerja secara efektif.
•Standar Kompetensi terdiri atas elemen-elemen kriteria unjuk kerja dan rentang variabel serta petunjuk pengumpulan bukti
Sertifikat Yang Dikeluarkan LSP Telematika ada dua jenis yaitu : Certificate of Competence dan Certificate of Attainment .
2.VUE Authorized Test Centers
Lembaga ini merupakan salah satu penyelenggara training IT yang memiliki kemampuan secara mandiri untuk menyelenggarakan ujian sertifikasi internasional dari berbagai vendor IT terkemuka seperti Cisco, CompTIA, Novel, Sun, dsb. Tidak semua lembaga training IT memiliki lisensi untuk mengadakan ujian sertifikasi internasional, bahkan banyak lembaga training IT yang bekerjasama dengan kami melaksanakan ujian sertifikasi internasional bagi peserta training yang mengikuti training mereka.
Prosedur dan Persyaratan untuk Mengambil Sertifikasi
Beberapa bidang pekerjaan tertentu mensyaratkan kualifikasi dan kompetensi dalam menjalankan prosesnya. Permasalahannya adalah bagaimana employer dapat mengetahui bahwa SDM yang dicarinya berkualitas tanpa perlu ia membuang waktu dan tenaga untuk menguji satu-persatu calon karyawannya. Agar lebih jelas dibawah ini adalah mereka yang memerlukan sertifikasi IT :
1. Profesional ICT (operator, administrator, developer, engineer, specialist).
2. Akademisi ICT (trainer, lecturer, instructor and teacher).
3. Manager dan Supervisor ICT.
4. Semua pihak yang terlibat dalam pengembangan TI dan telekomunikasi.
Prosedur untuk mengambil sertifikasi harus mengikuti pelatihan yang diadakan lembaga sertifikasi dan lulus dalam ujiannya. Diperlukan kesungguhan dan kerja keras agar kita bisa lulus ujian sertifikasi. Pada akhirnya keberhasilan meraih sertifikasi juga akan mendorong sukses dalam berkarir.
http://tunkey1503.wordpress.com/2011/05/19/sertifikasi-keahlian-di-bidang-ti/
http://naniwijaya.wordpress.com/2010/05/10/sertifikasi-keahlian-di-bidang-it/
http://www.google.co.id/url?sa=t&source=web&cd=1&ved=0CBUQFjAA&url=http%3A%2F%2Firmarr.staff.gunadarma.ac.id%2FDownloads%2Ffiles%2F11619%2FSERTIFIKASI_KEAHLIAN_DI_BIDANG_IT.doc&ei=9vvbTa-9PMjJrAfAwYDfDg&usg=AFQjCNGyF0JdBWy8hv5VEjMfsyFQJJvlGw
Sertifikasi ini memiliki tujuan untuk :
* Membentuk tenaga praktisi TI yang berkualitas tinggi,
* Membentuk standar kerja TI yang tinggi,
* Pengembangan profesional yang berkesinambungan.
Contoh Sertifikasi nasional dan internasional
Nasional :
- Sertifikasi sistem manajemen mutu,
- Sertifikasi sistem manajemen lingkungan,
- sertifikasi produk,
- sertifikasi ekolabel
- sertifikasi sistem HACCP3
Internasional :
- Adobe Certification Testing
- Avaya Certification Testing
- CompTIA Certification Testing
- LPI (Linux Professional Institute) Certification Testing
- MySQL Certification Testing
- Novell Certification Testing
- Sun Academic Initiative Certification
- SAP Certification Testing
- VERITAS Certification Testing
Lembaga yang melakukan Sertifikasi di bidang teknologi informasi
1.LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi Telematika) yang bertugas :
•Mengembangkan Standar Kompetensi Kerja
•Membuat materi uji kompetensi
•Pelaksana akreditasi Tempat Uji Kompetensi (TUK)
•Menerbitkan Sertifikasi Kompetensi dibidang Teknologi Informasi dan Komunikasi
•Memiliki tanggung jawab teknis dan administrasi atas implementasi, pembinaan dan pengembangan standar kompetensi Kerja dan sertifikasi kompetensi
•Kegiatan kerja merujuk kepada Sertifikat ISO 17024
Dengan Standar Kompetensi seperti :
•Spesifikasi performance yang ditetapkan oleh Industri yang mencakup keterampilan, pengetahuan dan sikap yang disyaratkan untuk dapat bekerja secara efektif.
•Standar Kompetensi terdiri atas elemen-elemen kriteria unjuk kerja dan rentang variabel serta petunjuk pengumpulan bukti
Sertifikat Yang Dikeluarkan LSP Telematika ada dua jenis yaitu : Certificate of Competence dan Certificate of Attainment .
2.VUE Authorized Test Centers
Lembaga ini merupakan salah satu penyelenggara training IT yang memiliki kemampuan secara mandiri untuk menyelenggarakan ujian sertifikasi internasional dari berbagai vendor IT terkemuka seperti Cisco, CompTIA, Novel, Sun, dsb. Tidak semua lembaga training IT memiliki lisensi untuk mengadakan ujian sertifikasi internasional, bahkan banyak lembaga training IT yang bekerjasama dengan kami melaksanakan ujian sertifikasi internasional bagi peserta training yang mengikuti training mereka.
Prosedur dan Persyaratan untuk Mengambil Sertifikasi
Beberapa bidang pekerjaan tertentu mensyaratkan kualifikasi dan kompetensi dalam menjalankan prosesnya. Permasalahannya adalah bagaimana employer dapat mengetahui bahwa SDM yang dicarinya berkualitas tanpa perlu ia membuang waktu dan tenaga untuk menguji satu-persatu calon karyawannya. Agar lebih jelas dibawah ini adalah mereka yang memerlukan sertifikasi IT :
1. Profesional ICT (operator, administrator, developer, engineer, specialist).
2. Akademisi ICT (trainer, lecturer, instructor and teacher).
3. Manager dan Supervisor ICT.
4. Semua pihak yang terlibat dalam pengembangan TI dan telekomunikasi.
Prosedur untuk mengambil sertifikasi harus mengikuti pelatihan yang diadakan lembaga sertifikasi dan lulus dalam ujiannya. Diperlukan kesungguhan dan kerja keras agar kita bisa lulus ujian sertifikasi. Pada akhirnya keberhasilan meraih sertifikasi juga akan mendorong sukses dalam berkarir.
http://tunkey1503.wordpress.com/2011/05/19/sertifikasi-keahlian-di-bidang-ti/
http://naniwijaya.wordpress.com/2010/05/10/sertifikasi-keahlian-di-bidang-it/
http://www.google.co.id/url?sa=t&source=web&cd=1&ved=0CBUQFjAA&url=http%3A%2F%2Firmarr.staff.gunadarma.ac.id%2FDownloads%2Ffiles%2F11619%2FSERTIFIKASI_KEAHLIAN_DI_BIDANG_IT.doc&ei=9vvbTa-9PMjJrAfAwYDfDg&usg=AFQjCNGyF0JdBWy8hv5VEjMfsyFQJJvlGw
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar