Senin, 29 Maret 2010

Hidupnya yang semangat dan berjuang

Di perjalanan terlihat seorang bapak mengendarai sepeda motor dengan gerobak disampingnya. Seperti gerobak jualan. Bapak itu kakinya tidak menapak ke Step (injekkan kaki) motor. Kakinya menggantung pendek dan kecil, kira-kira berjarak 40cm dari pangkal pahanya. Diujung kaki itu, pakai sepatu yang bagus, bersih dan arah sepatu itu terbalik, ujung jari yg seharusnya ke depan, ini justru ke belakang.

Aku kagum dengan semangat bapak itu. Walau keadaannya seperti itu, dia tetap semangat bekerja. Dia tidak meminta-minta. Dia tidak berpakaian kusut supaya dikasihani, tapi justru berpakaian rapi dan bersepatu.

Aku merenung. Adakah aku lebih semangat dr bapak itu? Aku lebih sempurna secara fisik. Lebih banyak hal yg bisa aku lakukan. Tapi sampai seberapa mampu aku mengolah segala yang aku miliki. Sering kali aku memoles diri supaya dikasihani…menempatkan diri sebagai sosok yang menderita..memiliki persoalan hidup terberat…memasang muka masam…dan putus asa untuk berusaha.

Tapi…seorang bapak yang tidak kukenal bisa. Bahwa apapun keadaan diri kita, jangan kita berputus asa. Semua ada jalan…asal kita mau berusaha. Sugguh bersemangat'a Bapak itu..

Subhanallah…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar